Monday, February 27, 2012

Bagaimana Jika Seorang Guru Sedikit Berbuat Kasar

Baca Juga:

Tidak dapat kita pungkiri Guru adalah orang sangat berjasa besar terhadap kemajuan suatu bangsa. Tak salah jika pada waktu Hirshima dan Nagasaki diledakkan tentara sekutu, sang kaisar bertanya berapa guru yang tersisa, bukan berapa banyak bangunan yang utuh, berapa aset kekayaan yang tersisa. Tapi berapa guru yang masih selamat.

Guru adalah cikal bakal pembangunan bangsa, apa jadinya jika guru tidak lagi berfungsi sebagai Guru? Tidak ada lagi pendidikan yang seharusnya, Tidak ada lagi generasi penerus bangsa yang dengan bekal cukup untuk membangun dan melanjutkan amanat pembangunan. Tidak dapat dibayangkan jika Guru tidak lagi berfungsi sebagai guru.

Seorang Guru adalah manusia biasa, bukan manusia super. Guru punya hati, punya perasaan, Guru juga memiliki kesabaran. Sebagai manusia biasa, kesabaran yang dimiliki seorang guru terbatas dan ada batasan seperti manusia lainnya yang tidak pernah menyandang predikat guru, atau tidak pernah dipanggil guru. Bukan hanya guru disekolah yang patut di gugu dan ditiru. Siapapun yang pantas dengan kebaikan yang telah dilakukan, itulah sejatinya guru.

Kerap kali kita mendengar orang tua siswa tidak terima karena anaknya diperlakukan kasar disekolah. Siapapun sebagai orang tua tidak akan menerma jika sang anak diperlakukan secara kasar. Namun kita juga akan jengkel dengan anak kita yang tidak pernah patuh dan menuruti anjuran kita sebagai orang tua.

Jika anak kita pulang dan melapor kalau dijewer, atau ada tindak kekerasan penempelengan, kita akan datang kesekolah tersebut dengan wajah marah dan mencari guru bersangkutan. Oke sebagai orang tua boleh tidak terima, tapi lakukan sedikit survey terhadap anak anda sebelum anda terbawa amarah berlebih. Tanyakan sedikit alasana kenapa hal itu bisa terjadi, kecuali anak anda adalah anak belia yang belum mampu membuang ingus. Salahkan guru tersebut jika berbuat kasar pada anak ingusan yang belum mengerti cara membuang ingus.

Permasalahannya, salahkah jika seorang guru sedikit berbuat kasar terhadap murid?

Paradigma pendidikan baru, pola berpikir baru. Mari kita kilas balik pada manusia-manusia sukses saat ini. Bagaimana pengalaman mereka dahulu sewaktu sekolah. Pernahkah mendapat perlakuan kasar dari guru mereka, atau paling tidak pernahkah mereka melihat salah satu temannya di jewer atau bahkan ditampar seorang guru?

Diposkan: Pada Monday, February 27, 2012 On Category | Artikel dapat ditemukan di google Search
Comments
0 Comments

Post a Comment