Sunday, January 12, 2014

Mekkas Jatna Paksa Jenneng Dibi

Baca Juga:

Mekkas Jetna Paksa Jenneng DibiOrang Pamekasan pasti mengenal gambar disamping? Ya sebuah logo dengan kombinasi gambar standar padi dan kapas termasuk di dalamnya, namun memiliki makna luar biasa. Tentu gambar tersebut didesain dan dibuat bukan tanpa landasan dan pola berpikir yang memiliki makna mendalam.

Sebuah kalimat terpampang dalam logo tersebut "Mekkas Jatna Paksa Jenneng Dibi". Apakah anda sebagai orang pamekasan pernah mengamati tersebut? Penulis yakin anda sangat paham dengan maksud dari kalimat tersebut. Tentu bukan karena anda memperhatikan gambar yang dipasangkan pada tulisan ini, namun sebagai anak daerah Pamekasan dengan tekat bersama membangun pamekasan, makna tersebut sudah dalam melekat dan menjadi darah daging sebagai landasan dan tujuan bersama dalam membangun kota Gerbang Salam.

Sebagai salah satu program Pemerintah Kabupaten Pamekasan, menjadikan Pamekasan sebagai The True Education Regency.

Program dan tujuan tersebut akan dapat tercapai dengan pesan moral yang terdapat pada sebaris kalimat pada logo yang dipergunakan sebagai Logo Kabupaten Pamekasan. Pertanyaannya, Sudahkah kita memahami dan menerapkan makna dari pesan moral tersebut?

Mohon maaf, penulis bukan seorang pakar bahasa madura. Namun tidak ada salahnya jika melalui tulisan ini mengingatkan siswa-siswi SMKN 1 Pakong khususnya, dan masyarakat Pamekasan pada umumnya. Segenap lapisan masyarakat mulai dari siswa, pendidik, aparatur pemerintah sekalipun anda bukan putra daerah, pesan luluhur di mana bumi dipijak, situlah langit dijunjung.

Mekkas Jatna Paksa Jenneng Dibi.  Simple, mudah dibaca namun saya yakin sulit dipahami terlebih untuk diterapkan.

Pada dunia pendidikan kita kenal kurikulum pendidikan berkarakter bangsa, namun apakah sudah ada kurikulum berkarakter daerah? Pertanyaan yang tidak perlu dijawab.

Kerja keras dengan semangat tinggi untuk mengabarkan pada yang lain, bahwa inilah diri saya, inilah jati diri kita sebenarnya. Mohon maaf, otak lagi tidak sinkron untuk melanjutkan tulisan ini. saya takut akan keluar kalimat yang tidak diinginkan dan menyinggung orang lain. Mari kita kaji ulang apa pesan tersirat dari sebaris kalimat yang ada.

Diposkan: Pada Sunday, January 12, 2014 On Category | Artikel dapat ditemukan di google Search
Comments
2 Comments

"Mekkas Jatna Paksa Jenneng Dibi" itu kalau d bahasa indonesiakan kira" seperti apa ya pak?,,,dan bahasa apa itu kok saya sebagai orang pamekasan gak ngerti?

silahkan disimak ulang

Post a Comment