Thursday, February 13, 2014

1200 Lebih Tenaga Honorer K2 Pamekasan Tidak Lolos Tes

Baca Juga:

Tenaga Honorer K2Sujud syukur dan ungkapan kegembiraan terluapkan setelah pengumuman kelulusan tenaga honorer k2 Kabupaten Pamekasan berhasil diunduh setelah cukup lama menunggu didepan komputer untuk melakukan pengecekan pengumuman melalui situs kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi sebagai web resmi yang menayangkan hasil pengumuman.

Cerita unik pada saat mencari nama-nama yang berhasil diunduh. Ketik Sebuah nama, namun sepertinya tidak berhasil ditemukan, namun setelah sebuah nama dapat berhasil ditemukan, linang air mata tak terbendung. Ungkapan kebahagiaan, rasa haru sekalipun nama itu bukan nama dia sendiri. Betapa gembiranya mendpatkan sebuah nama teman, sahabat dan saudara tercantum dalam lembar pengumuman dalam format pdf tersebut sekalipun orang yang melihat tidak menemukan nama dan nomor peserta dalam daftar itu.

161 nama terpampang dalam daftar kelulusan tersebut dan masih menyisakan 1200 lebih tenaga honorer k2 Kabupaten Pamekasan dari berbagai instansi.

Pak Udin, sebut saja begitu salah seorang tenaga honorer K2 Kabupaten Pamekasan yang mengabdikan diri sejak pertama SMK Negeri 1 Pakong didirikan, april 2004 menjadi seorang pendidik yang disegani murid-murid SMK Negeri 1 Pakong. Beliau adalah tenaga honorer paling senior di SMKN 1 Pakong, saat dihubungi melalui telepon bahwa beliau tidak termasuuk sebagai salah satu peserta yang dinyatakan lolos seleksi, terdengar suara lemas "Terus Bagaimana Pak".

Bagaimana tanggapan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan salah satu kasus seperti Pak Udin, dan tentu masih banyak kasus serupa bahkan lebiih senior dari beliau namun tidak terjaring dalam seleksi kelulusan tenaga honorer 2014.

Tenaga Honorer K2 yang tidak lulus dapat mengikuti seleksi CPNS 2014 jalur umum, begitu kurang lebih yang dismpaikan menterei Pan-RB, namun apakah usia beliau mendapatkan spesifikasi khusus untuk dapat mendaftar? Entahlah, bagaimana nasib tenaga honorer K2 yang tidak terjaring pada seleksi tenaga honorer K2 2014, apakah mereka sudah tidak terpakai lagi setelah hampir 10 tahun mengabdikan diri? Tanggapan pemerintah kabupaten pamekasan dan Pemerintah Pusat diperlukan reaksi cepat dengan berbagai kasus tersebut. Secara nilai standar passing grade mungkin tidak masuk, namun silahkan pihak pemerintah turun langsung untuk menilai terhadap kinerja para tenaga honorer pada masing-masing instansi, jangan hanya berpatokan pada nilai-nilai ujian, atau patokan teknik lain untuk berhasil lulus dalam ujian.

Diposkan: Pada Thursday, February 13, 2014 On Category , | Artikel dapat ditemukan di google Search
Comments
0 Comments

Post a Comment